Keutamaan ilmu bagi hati
Al imam Bukhori meriwayatkan hadits, Dari An Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ
Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati
Dan perkara yang dapat membantu dan menjadikan hati itu menjadi baik adalah ilmu agama, bahkan ilmulah yang menjadikan hati itu hidup atau mati..
Sebagaimana hal ini ditegaskan oleh Ibnul Qoyyim rahimahullah
Sebagian orang yang bijaksana berkata: “Bukankah orang yang sakit apabila terhalang dari makanan, minuman, dan obat maka dia akan mati?? Mereka berkata: tentu
Beliaupun berkata:
“Demikian pula hati apabila ia terhalang dari ilmu dan hikmah selama tiga hari maka dia pun akan mati”
[Miftaahu Daarus Sa’adah 1/122]
Semoga Allah Menambahkan bagi Ana dan antum semua semangat untuk menuntut ilmu syar’i
BaarokAllah fiikum
Akhukum fillah ✍️KAA
