MENGHABISKAN RAMADHAN DENGAN BANYAK TIDUR DAN KURANG BERDZIKIR

MENGHABISKAN RAMADHAN DENGAN BANYAK TIDUR DAN KURANG BERDZIKIR

Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin (1421) rahimahullahu ta’ala,

Pertanyaan:

فضيلة الشيخ، بم تنصحون من يقضي أكثر نهار رمضان بالنوم وقلة الذكر؟ نرجو توجيه هؤلاء إلى الفعل الصحيح وجزاك الله خيراً؟

Wahai Syaikh, mohon nasehatnya bagi orang-orang yang menghabiskan waktunya untuk tidur dan kurang berdzikir di sepanjang siang Ramadhan? Kami mengharapkan nasehat darimu untuk mereka agar dapat mengerjakan perbuatan yang lebih baik, jazakumullahu khairan.

Jawaban:

أوجه إخواني جميعاً وأول ما أبدأ به نفسي:
أن نستغل هذا الشهر المبارك -أسأل الله أن يبلغنا وإياكم صيامه وقيامه إيماناً واحتساباً- أن نستغله بالأعمال الصالحة من ذكر وقراءة قرآن، وصلاة، وصدقة، وبر والدين، وصلة أرحام، وخلق حسن، لأنه شهر قد لا يعود على الإنسان مرة ثانية،

Pertama-tama, Aku mengajak diriku dan saudara-saudaraku semuanya untuk bersama-sama memanfaatkan kesempatan di bulan mulia ini,

-semoga Allah ‘Azza wa Jalla memberikan karunia kepada kita semua untuk dapat berpuasa dan melakukan shalat malam padanya atas dasar iman dan mengharapkan pahala-,

black digital alarm clock at 11 00Untuk memanfaatkannya dengan melakukan berbagai amal shalih, apakah dengan berdzikir, membaca Al-Quran, shalat, sedekah, berbuat baik kepada orangtua, menyambung hubungan silaturahim, berakhlak mulia, karena ini adalah bulan mulia yang mungkin tidak terulang kembali bagi seorang hamba.

وأما الذين يسهرون في الليل وينامون في النهار فهم من أخسر الناس، لأنهم أضاعوا الليل فيما لا فائدة فيه، بل وربما في مضرة، وأضاعوا النهار أيضاً بكثرة النوم، وربما ينامون حتى عن صلاة الظهر وصلاة العصر!

Adapun orang-orang yang menghabiskan waktu mereka dengan bergadang semalaman dan tertidur di siang harinya, maka dia termasuk orang yang paling merugi, karena telah menyia-nyiakan waktu di malam hari dengan sesuatu yang tidak bermanfaat, bahkan terkadang dengan sesuatu yang membahayakannya. Dan juga karena telah menyia-nyiakan waktunya di siang hari dengan banyak tidur, dan terkadang ia terus tertidur hingga meninggalkan shalat Dzuhur dan Ashar.

فنصيحتي لإخواني المسلمين: أن يتقوا الله عز وجل وأن يغتنموا فرص المواسم فإنها والله أبلغ من مواسم البيع والشراء في وجوب الحرص عليها.

Maka nasehat untuk saudaraku kaum muslimin, hendaknya mereka bertakwa kepada Allah ‘Azza wa Jalla dan memanfaatkan keutamaan yang sangat besar di bulan ini. Demi Allah, bulan Ramadhan merupakan musim terbaik untuk melakukan transaksi jual beli (kepada Allah), yang sangat dianjurkan untuk bersemangat (melakukan kebaikan) padanya.

Sumber: Silsilah Audio al-Liqaaus Syahri (vol. 70)

Audio Syaikh:

•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•
SILAHKAN DISHARE & JOIN:

Telegram Al Ilmu: https://t.me/alilmoe

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top