Ramadhan dan kedermawanan

Ramadhan dan kedermawanan

Al imam Bukhori meriwayatkan hadits, dari ‘Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata :
كان النبي صلى الله عليه وسلم أجود الناس، وأجود ما يكون في رمضان حين يلقاه جبريل
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan dengan kebaikan, dan lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan ketika Jibril Alaihissallam bertemu dengannya”

Para ulama menjelaskan bahwa kedermawanan adalah salah satu sifat yang terpuji, dan manusia yang paling dermawan adalah Nabi sholallahu ‘alaihi wasallam, Karena pada bulan tersebut merupakan musim kebaikan dan nikmat yang Allâh  berikan kepada hamba-Nya di bulan tersebut lebih banyak dibandingkan bulan lainnya. Oleh karena itu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengikuti sunnah Allâh  pada hamba-Nya dengan berderma melebihi bulan-bulan lainnya (Fathul Bari, secara ringkas)

Bahkan Nabi sholallahu ‘alaihi wasallam tidak hanya mencontohkan, beliau bahkan memerintahkan kaum muslimin untuk memberi makan orang yang berpuasa,

sebagaimana Al Imam At-Tirmidzi meriwayatkan hadits, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
من فطر صائما كان له مثل أجره غير أنه لا ينقص من أجر الصائم شيأ
“barangsiapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.”

Ath Thobari rahimahullah menerangkan, “Barangsiapa yang menolong seorang mukmin dalam beramal kebaikan, maka orang yang menolong tersebut akan mendapatkan pahala semisal pelaku kebaikan tadi. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi kabar bahwa orang yang mempersiapkan segala perlengkapan perang bagi orang yang ingin berperang, maka ia akan mendapatkan pahala berperang. Begitu pula orang yang memberi makan buka puasa atau memberi kekuatan melalui konsumsi makanan bagi orang yang berpuasa, maka ia pun akan mendapatkan pahala berpuasa.” (lathoiful ma’arif hal: 306)

maka bersemangat lah mengisi romadhon ini dengan amalan-amalan utama, diantaranya membaca Al Qur’an dan Memberi makan, sebagaimana Ibnu Syihab Az Zuhri rahimahullah berkata:
إنما هو تلاوة القرآن وإطعام الطعام
“sesungguhnya dia -Ramadhan-adalah bulan untuk memperbanyak bacaan Al Qur’an dan sedekah makanan”
(Lathaif al-Ma’arif, hal. 171) .

Semoga Allah Tambahkan bagi kita semangat beramal soleh di bulan yang mulia ini..
Dan semoga Allah Menerima seluruh amal solih kita..

BaarokAllahu fiikum wahafidzokumullah jami’an.

5 romadhon 1445H, ✍️KAA

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top